Kepolisian Lakukan Sterilisasi Disekitar Lokasi Ledakan Bom GKI

Surabaya, globalaktual.com – Pihak kepolisian melakukan sterilisasi di sekitar lokasi ledakan bom di GKI Jalan Arjuno, kecamatan Sawahan Surabaya. Minggu (13/5/2018).

Setidaknya sejauh radius 200 meter, guna menghindarkan masyarakat dari lokasi kejadian dan sekaligus mengamankan tempat kejadian perkara (TKP).

Berdasarkan informasi yang dikumpulkan, telah terjadi dua kali ledakan di lokasi saat olah TKP berlangsung. Pertama sekitar pukul 10.40 WIB dan kedua sekitar pukul 11.14 WIB. Ledakan itu diduga dari sisa Bom yang masih ada dalam gereja pantekosta itu.

Aparat kepolisian yang menangani ledakan di GKI Jalan Arjuno untuk sementara ini menutup jalan teraebut dan mengalihkan lalu lintas ke jalan Petemon dan Banyu Urip.

Presiden RI Joko Widodo datang ke Surabaya untuk meninjau langsung lokasi Gereja yang dibom. Dari pantauan wartawan beritalima dilapangan, Presiden datang dilokasi Gereja GPPS jalan Arjuna sekira pukul 16.00 WIb. Minggu (13/4/2018).

Presiden Joko Widodo didampingi Kapolri Jendral Tito Karnavian berada dilokasi pengeboman di Gereja GPPS Surabaya sekira 15 menit, dan meninggalkan lokasi dikawal ketat Paspampres dan pihak kepolisian.

Perlu diketahui, insiden tersebut dilakukan pelaku teroris, bom diledakan di tiga gereja dikota Surabaya, Minggu (13/5/2018). Adapun 3 gereja yang dibom teroris adalah Gereja Katolik Santa Maria (GKSM) Tak Bercela di Jalan Ngagel Madya Utara, kedua Gereja Kristen Indonesia (GKI) di Jalan Diponegoro 146 dan ketiga Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS) di Jalan Arjuna.

Sampai berita ini diturunkan jumlah korban meninggal menjadi 13 orang dan korban luka luka 41 orang. Dan informasi yang beredar, Polda Jatim akan mengadakan Pres Release di Polda Jatim. (By)

Related posts

Leave a Comment