GEMA MUHARRAM 1440 H DAN SANTUNAN ANAK YATIM KARANG TARUNA PERKASA DESA BATURSARI TAHUN 2018

globalaktual.com, Pekalongan – dalam rangka memperingati,10 Muharram 1440 H,karang taruna desa batursari kecamatan talun,serentak mengadakan acara santunan untuk anak yatim,yang dilaksanakan pada hari Sabtu malam Minggu,(22/9-2018),di halaman kantor balai desa batursari.

Sebelum acara santunan anak yatim dimulai, acara tersebut yang di iringi grup rebana durror, acara tersebut di mulai pada hari Sabtu malam Minggu,jam 20:00 WIB, untuk pembukaan acara ini yang pertama “gema sholawat” dari pemuda karang taruna dan dilanjutkan “gema wahyu illahi”
juga sari tilawah dari pemuda IPPNU, di teruskan menyanyikan lagu “Indonesia Raya” bersama-sama IPNU dan IPPNU batursari dan warga masyarakat,yang hadir di malam puncaknya acara ini,ada juga berdo’a bersama-sama dan dzikir juga amalan-amalan do’a serta pembacaan puisi musikalisasi air mata yatim, juga sambutan-sambutan dari kepala desa talun Basiron Latif di lanjutkan Camat Talun Suprayitno juga tidak ketinggalan Danramil Talun Munadi.

Menurut kepala desa batursari,Muharram adalah bulan tarbiyah bulan sakral dan satu di antara empat bulan yang Allah SWT mewajibkan hamba-hambanya untuk menghormatinya.

Muharram menjadi sakral dan membumi di nusantara, karena memiliki landasan ayat-ayat Al-Qur’an sebagaimana termaktub dalam firman Allah surat At Taubah Ayat 36.

Panitia karang taruna perkasa,desa batursari mengatakan untuk memperingati 10 Muharram tersebut sudah di rencanakan dan di agendakan supaya acara santunan untuk anak yatim bisa rutin mengadakan acara tersebut di tahun berikutnya dan santunan anak yatim yang kali ini benar-benar sangat meriah.

Panitia berterimakasih atas uluran tangan dari donatur-dunator (Hamba Allah) yang menganjurkan berpuasa selama tiga hari per’ tanggal 9,10 dan ke sebelas (11) Muharram atau Syura.

Pada hari kesepuluh juga udah di anjurkan dari,diri kita sendiri,untuk mengulurkan/(menyissipkan),sebagaian harta kita untuk,anak yatim/piatu (fakir miskin-Rad)
karena,siapa yang mengusapkan tangannya kepada kepala anak yatim yang insyallah, akan mengangkat derajatnya dengan setiap helai rambut yang diusap.

“Itu menjadi dasar kami membekali diri dengan amal-amalan kebaikan,yang kelak nanti akan di pertanggung jawaban.ungkapnya kepala desa Talun,dan satu lagi semua kegiatan seperti ini yang diawali dengan niat dari diri kita sendiri, semoga bermanfa’at di kemudian hari, khususnya warga masyarakat desa Batursari,kecamatan Talun dan pemerintahan desa.”tegasnya Basiron Latif.

(Sutrisno/Agus)

Related posts

Leave a Comment