Wali Kota Serang Apresiasi Ponpes Daar El-Istiqomah

SERANG I GA – Pondok Pesantren Modern Daar El Istiqomah (PPMDI) Kampung Kesawon Kel. Sukawana Kota Serang gelar peringatan Maulid Nabi dan acara penjemputan santri dalam rangka libur Semester I (Satu). (06/01/2019).

Hadir dalam acara tersebut Walikota Serang, H. Syafrudin, Dr. KH. Jazuli Juwaini, Asda III Kota Serang, tamu undangan serta wali santri.

Dalam sambutanya Walikota Serang mengatakan bahwa dirinya merupakam bagian dari Pondok pesantren. “Karena sejak dulu ketika saya masih menjabat sebagai Camat Serang, kemudian menjabat sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup sampai sekarag ini mendapat amanah menjabat sebagai Wali Kota, saya selalu hadir di Pondok Pesantren Daar El Istiqomah,” tutur Walikota

Selain itu, Wali Kota juga menyampaikan apresiasi yang sedalam-dalamnya kepada Pesantren yang berperan aktif dalam meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia khususnya Kota Serang.

“Saya ucapkan terimakasih kepada Pondok Pesantren Moderen Daar Al-Istoqomah yang sudah banyak mengirim santri-santri yang belajar ke Luar Negeri, seperti di Al-Azhar Cairo Mesir, Sudan, Libiya, Yaman, Malaysia dan negara-negara lain.

Selanjutnya Wali Kota mengucapkan terima kasihnya Wabilkhusus kepada Kiai Sulaeman Ma’ruf dan Ponpes Daar El Istiqomah yang telah membatu pemerintah Kota Serang dalam mendidik anak-anak Kota Serang menjadi anak didik yang soleh dan solehah serta berpengetahuan luas dan berakhlakul karimah.

Sementara itu, pengasuh Pondok Pesantren Moderen Daar El-Istiqomah, KH Sulaiman Ma’ruf dalam sambutanya menuturkan bahwa, kebijakan liburan santri yang diambil PPMDI mengedepankan atas pertimbangan “Menjaga keselamatan santri dari pergaulan bebas pada malam pergantian tahun” sehingga ujian semester yang semula akan dituntaskan sebelum pergantian tahun baru berakhir (diundur) sampai hari Sabtu, tanggal 5 Januari 2019.

“Ini meruapakan pertimbangan kami selaku pengurus, sehingga Santri PPMDI baru memulai masa liburan pada tanggal 6 Januari ini s /d 16 Januari 2019 hal ini berbeda dengan pesantren, madrasah dan sekolah pada umumnya yang sudah memulai liburan sejak beberapa hari sebelum pergantian tahun,” jelas Kiai Sulaeman

Dan perlu diketahui, kata Sulaeman bahwa sehari sebelum perpulangan santri, pihaknya memberikan nasehat sebagai bekal perpulangan (hal ini adalah sudah menjadi rutinitas dan sunah pondok), dengan tujuan agar santri selalu menjaga etika selama masa liburan.

Kiai Sulaeman menuturkan, acara Maulid Nabi pada saat ini merupakan rangkaian dalam tiga kegiatan sekaligus, yaitu acara Maulid, penggalangan dana untuk pembebasan tanah wakaf yang rencananya akan dijadikan sebagai pesantren Tahfidzul Qur’an, penggalangan dana korban Tsunami dan juga acara perpulangan santri pasca menyelesaikan ujian semester pertama.

Sementara, pada kesmpatan tersebut Dr. KH. Jazuli Juwaini menyampaikan bahwa para wali santri yang telah memondokkan putra-putrinya di Istiqomah adalah merupakan suatu kenikmatan yang besar karena tidak semua anak mau untuk di masukkan pesantren.

Dan setelah menyampaikan tausiahnya Jajuli Juwaini menyempatkan waktunya untuk memberikan bantuan pembebasan tanah wakaf Istiqomah III. (has)

Related posts

Leave a Comment