Mobil Dinas pemerintah kota Pekalongan dikandang polisi

globalaktual.com, Pekalongan – Mobil Kijang Inova hitam Nomor Polisi (Nopol) G 9506 PA dengan warna plat hitam, yang kerap parkir di halaman Pemkot Pekalongan selama ini ternyata menyimpan misteri. Pasalnya, Keberadaan kendaraan tersebut sering bertengger diantara mobil dinas pejabat tinggi kota, dan hal ini menimbulkan tanda tanya masyarakat.

Bermula dari laporan masyarakat yang ditindalanjuti oleh pihak Kepolisian dan dalam catatan waktu singkat petugas patroli polantas berhasil menghentikan laju mobil tersebut di jalan Sriwijaya. Dan sekarang keberadaan aramada yang dimaksud sudah dikandang dan diamankan Polresta Pekalongan. (6/3)

“Setelah mendapatkan laporan dari masyarakat, Kepolisian melakukan pengkajian informasi yang selanjutnya mengambil langkah. Dan di Jalan Sriwijaya depan Gedung Aswaja, petugas satlantas Polresta Pekalongan berhasil menghentikan Mobil yang diduga milik Pemkot Pekalongan dengan Plat nomornya yang sudah diganti,“ Terang Kasatlantas AKP Firdaus Yudhatama.

Lebih lanjut Kasatlantas menjelaskan bahwa pengemudi tidak bisa menunjukkan STNK ( Surat Tanda Nomor Kendaraan ) dan hanya bisa menunjukan KTP saja.

“Oleh Karenannya, petugas mengambil tindakan untuk mengamankan kendaraan tersebut. Dan Pada Hari ini ( 8 / 3 ) pihak pemerintah Kota maupun pengendaranya akan dipanggil ke Kantor,” Imbuhnya

Sementara itu, Pihak Pemkot melalui Kabag Perlengkapan dan RT, Rudi Hartanto, SE. Dalam keterangannya membenarkan bahwa Mobil dengan Nopol G 9506 PA adalah mobil dinas Pemkot Pekalongan. Mobil tersebut adalah mobil Pool yang dipersiapkan untuk dipinjamkan kepada masyarakat ataupun kepentingan umum. Akan tetapi terkait nama peminjam mobil tersebut, bagian RT belum bisa memberikan data nama orangnya.

“Mobil dinas G 9506 PA adalah satu dari enam mobil Toyota Inova yang dikatogorikan sebagai mobil Dinas jenis Pool, yang keperuntukannya untuk dipinjamkan kepada masyarakat umum. Akan tetapi, peminjam tidak diperkenankan untuk merubah apapun dari keberadaannnya, termasuk mengganti Plat nomor mobil dinas, “ Kata Rudi, saat ditemui di ruang kerjannya ( 8 / 3 ).

Ditambahkan Rudi, bahwa peminjaman mobil sudah lama, sejak sebelum jabatan bagian RT dipegangnya. Dan Bon pinjam armada tersebut dikeluarkan oleh pejabat sebelumnya, terangnya mengimbuhkan.

Tentu orang yang memiliki pengaruh besar dengan pemerintah kota, bila peminjaman mobil dinas bisa dikeluarkan untuk seseorannya dengan rentang waktu tak terbatas, hingga berbulan-bulan. Dari rumor, menyebut sang peminjam adalah staf ahli khusus petinggi Kota yang meminjam mobil dinas tersebut.

“ Peminjam mobil dinas adalah orang yang mengaku sebagai staf ahli Khusus Walikota Pekalongan. Yang sekaligus meyakinkankan petugas bahwa penggantian, “ Terang sesorang yang tak bersedia disebut identitasnya.

Keberadaan kasus ini sekarang sedang ditangani oleh polresta Kota Pekalongan, dan akan segera dipanggil pihak pengendara maupun pemerintah Kota Pekalongan, dan atau yang menagani kewenangan atas perlengkapan kendaraan dinas.

Pihak Kepolisian masih mengambil langkah atas pelanggaran perlengkapan kendaraan berlalulintas di jalan raya. Dan bila ditemukan indikasi atas pemalsuan dokumen kendaraan, setelah melalui uji fisik kendaraan yang dipadukan dengan surat – surat kendaraan yang dimaksud, tidak menutup kemungkinan perlakua atas kasus tersebut tidak hanya sebatas pelanggaran UU lalulintas.

Dalam keterangan pungkasnya Kasatlantas menjelaskan “ Kasus ini masih ditangani kepolisian atas pelanggaran UU lalulintas, dan besok akan dilakukan pemanggilan dengan yang bersangkutan, sekaligus dimungkinkan untuk uji fisik mobil tersebut untuk disamakan dengan dokumen surat-surat kendaraannya.

“Belum mengarah ke permasalahan yang laiinya. Dan Terkait temuan yang lainnya, mungkin pihak Reskrim yang berkopeten dengan tindakannya, “ Kata Firdaus menyudahi.

(Hendri)

Related posts

Leave a Comment