Nelayan Batam Kekurangan Pasokan BBM

globalaktual.com, Batam,22 Maret 2019 – Kedatangan Alimun ketua kelompok nelayan tradisonal Indonesia (KNTI) ke SPBU Pertamina dalam rangaka menijau kuota minyak untuk nelayan yang di tempatkan di lokasi kecamatan Galang Pulau Sitokok kota Batam.

Laporan masyarakat, nelayan banyak tak bisa kelaut, karena kurangnya kuota pemasok bahan baku minyak (BBM) salah satu nelayan di pulau galang baru. Biasa dapat tiap kelompok 24 jeregen Sekarang hanya dapat 14 jeregen per tiga hari sekali.

Pengurangan kuota berdampak kepada nelayan kecil yang rata rata pengguna mesin lima belas pk ke bawah. Sebagai nelayan kecil berharap ketua KNTI kepada pemerintah setempat cepat bisa di atasi pasokan BBM kepada nelayan di kota Batam biar bisa menghidupin keluarganya.

Sementara awak media mencoba menghubungi pihak UPT Dinas Perikanan menjelaskan prihal dengan masalah kurang kuota minyak BBM untuk nelayan. Atas konfirmasi dari Asdi mengenai kuota minyak tak ada pengurangan malah penambahan tujuh puluh lima ton dan selama ini cuma seratus ton diberikan tiap bulan.

“Alhamdulilah, minggu ini akan ada lagi penambahan tujuh puluh lima ton yang di jawab oleh partamina,” kata mantan Kabid UPT Asdi.

Sebagai ketua KNTI Alimun terima kasih atas kerja Dinas Perikan kota Batam yang telah membantu masyarakat nelayan kota Batam dan ketua KNTI ikut mengontrol pemasok BBM sampai pada tempat sasaran nelayan.

ZUL

Related posts

Leave a Comment