HARI SEMBAYANG ARWAH CEENN PENUMPANG KAPAL MEMBLUDAK

globalaktual.com, BATAM 30 MARET 2019.

Pelabuhan domistik sekupang ratusan penumpang berdiri depan pintu dalam ruangan tunggu. Membludaknya penumpang membuat mereka harud berdesak desakan supaya cepat pulang ke kampung tujuan yaitu ke pulau Kepulauan Kepri. Dari pantauan, para penumpang ada yang mau libur kerja dan pas waktu bertempatkan hari sembayang arwah cina (Ceenn)

Ada tujuan penumpang kapal ferry Pulau Moro, Tanjung Balai Karimum, Salat Panjang Dumai dan Bengkalis, tiap tahun pas hari sembayang cina pasti keadaan pelabuhan ramai penumpang. “Kapal ferry Batam Jet Dumai Expres dan Niko Natalia terbatas tak seperti hari biasanya, jalan kapal enam trip dalam sehari,” kata seorang petugas agen tiket kapal ferry Herry.

Awak media mencoba konfirmasi ke penumpang dalam kapal diantarnya Akiang tujuan Salat Panjang yang netap di Batam sebagai perkerjaan mekanik mobil tiap tahun harus pulang kampung. “Karena kelurga ada di pulau, kami sekeluarga sembayang arwah (Ceenn) yang telah meninggal dunia. Mayoritas orang cina yang tinggal di Batam ke anyakan orang pulau,” katanya Akiang.

Wartawan globalaktual. Com melihat salah seorang penumpang ibu ibu tidur pulas bersandar sambil peluk anaknya dan mencoba bertanya kepada suaminya kata Asdi dijawab “istri saya kecapean pak” karena dari pagi menunggu di ruangan tunggu baru kapal mulai berangkat jam sebelas. “Biar dapat duduk di bawah, asal kami bisa pulang ke Tanjung Balai karimum karena libur kerja dan kapal ferry masih terbatas,”ungkapnya.

Asun juga berkomentar, terima kasih kepada pihak petugas pelabuhan Syhbandar, KPPP Kepolisian pihak keaman lainnya telah giat turun mengatur keberangkatan penumpang biar lancar dan aman sampai tujuan masing masing. “Kedepannya kalau bisa pemerintah bisa turun membantu pas hari sembayang cina, karena kami banyak tinggal di pulau dan kalau bisa armada kapal ferry tak ada keterlabatan lagi,”pungkasnys. (Zul)

Related posts

Leave a Comment