Ziarah Kebangsaan, Wujud Syukur PPRT Kepada Allah

globalaktual.com, Batang – Menjelang peringatan Hari Jadi Kabupaten Batang ke-53, Perkumpulan Pengurus Rukun Tetangga (PPRT) se-Kabupaten Batang menggelar agenda Ziarah Kebangsaan sebagai wujud rasa syukur kepada Allah, karena telah diberikan kesempatan untuk melayani masyarakat hingga tingkat desa. 

Ziarah kebangsaan diikuti 1.870 ketua RT dengan rute Makam Astana Pasekaran, Makam Mbah Kyai Surgi Kramat, Makam Syaekh Maulana Maghribi Wonobodro dan berakhir di Makam Mbah Wali Putih Gringsing.

Rombongan diberangkatkan oleh Bupati Batang Wihaji didampingi Pendiri PPRT KH. Zainal Mutaqim di halaman Kantor Bupati Kabupaten Batang, Minggu (31/3/2019). Pendiri PPRT KH. Zainal Mutaqim menyampaikan, ziarah kebangsaan ini juga sebagai bentuk terima kasih kepada para leluhur yang telah mendirikan Kabupaten Batang.

“Hal ini sesuai dengan perintah Rasullullah yakni apabila seseorang tidak mensyukuri sesamanya, berarti ia belum mensyukuri nikmat Allah,” tuturnya.

Menurutnya, tujuan diadakannya ziarah ini agar anggota PPRT dapat mendo’akan para auliya’ yang telah berjuang mendirikan Kabupaten Batang.

KH. Zainal Mutaqim menambahkan, PPRT telah dibentuk pada 7 Juli 2017, dan sampai saat ini sudah melakukan deklarasi, pelantikan dan konsolidasi kepada 4.006 anggota hingga tingkat desa.

“Saya selalu menekankan kepada para anggota agar berkomitmen, bahwa dibentuknya PPRT benar-benar independen dan dapat dipastikan tidak bermuatan politik atau unsur apapun,” tegasnya.

Ia juga mengatakan, para ketua RT dipilih secara langsung oleh rakyat dan tugasnya pun langsung menyasar kepada rakyat. Jadi dibentuknya PPRT bertujuan untuk memberdayakan ketua RT supaya bisa membantu percepatan pembangunan di desa khususnya dan Kabupaten Batang umumnya.

“Ketua RT adalah kekuatan luar biasa yang peranannya jika dioptimalkan akan berdampak positif bagi masyarakat dengan memberikan pelayanan yang efektif dan efisien,” katanya.

Sementara dalam sambutannya, Bupati Batang Wihaji menegaskan, ziarah ini merupakan wujud rasa bersyukurnya para ketua RT kepada leluhur, sesepuh dan pendiri Kabupaten Batang, serta sebagai bentuk rasa memiliki Kabupaten Batang.

“Semoga di usia yang ke-53, Kabupaten Batang bertambah baik, layanan masyarakat semakin cepat dan masyarakat sejahtera,” harapnya.

Bupati juga menyampaikan, memang ada beberapa program yang belum terlaksana secara maksimal, tapi yakinlah bahwa kekuatan RT yang langsung menyentuh kepentingan masyarakat. Jika disertai rasa guyub rukun, akan mampu membantu Pemkab Batang memberikan pelayanan efektif, efisien, cepat dan mudah.

Menurutnya, jika pelayanan yang diberikan RT kepada masyarakat didasari niat baik, tulus dan ikhlas, insya Allah pasti akan ada balasan yang baik pula di dunia maupun akhirat.

“Ayo bersama-sama guyub rukun membangun Kabupaten Batang sesuai perannya masing-masing, karena bagian dari rasa syukur kita kepada Allah,” imbaunya. (Hendri)

Related posts

Leave a Comment