Bakul Jamu Bakal Siap Terjun Awasi Pemilu

globalaktual.com, BATANG – Sebanyak 100 bakul jamu di Kabupaten Batang mengikuti Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Bersama Penjual Jamu yang digelar Bawaslu, Selasa (9/4). Lewat jargon Jamu Sehat Pengawasan Kuat Pemilu Bermatabat ini diharapkan peran serta penjual jamu dalam ikut mengawasi pemilu. Terlebih para penjual jamu ini bersinggungan langsung dengan masyarakat.

Hal ini seperti disampaikan Kordiv Pengawasan Humas dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Batang, Mahbrur SPd saat diwawancarai di sela-sela kegiatan. Ia berharap para penjual tamu dapat getuk tular ilmu yang didapat dalam sosialisasi kali ini ke masyarakat di sekitarnya. Sehingga dapat berperan serta aktif dalam pengawasan pemilu.

“Pemilu kali ini, Bawaslu mengajak elemen-elemen bekerjasama menjadi pengawas partisipatif khususnya penjual jamu bisa membantu Bawaslu menjadi pengawas, pelapor, dan menginformasikan kegiatan Pemilu agar tidak terjadi pelanggaran. Sehingga bisa mewujudkan Pemilu yang bersih dan berintegritas” ungkap Mahbrur

Dalam kesempatan ini, Bawaslu juga memberikan rompi kepada para penjual jamu. Dimana rompi tersebut bertuliskan jargon kepengawasan, Jamu Sehat Pengawasan Kuat Pemilu Bermartabat. Bawaslu berharap rompi tersebut bisa dipakai selama berjualan. Dan diharapkan ketika berjualan tersebut para penjual juga bisa mengajak masyarakat dan pelanggan mereka untuk terlibat dalam pengawasan pemilu. Dan langsung memberikan laporan jika ada indikasi pelanggaran pemilu.

Kordinasi Divisi Sumber Daya Manusia Khikmatun, SPdI yang juga memberikan materi sosialisasi menyampaikan bahwa dalam diskusi ini tujuannya tidak lain ialah untuk berbagi informasi penyelenggaraan pemilu pada tanggal 17 April mendatang. Selain itu, masyarakat tentu dapat memilih tanpa adanya intimidasi dari pihak manapun..

Menurutnya penyelenggaraan pemilu harus betul-betul dijaga kehormatannya agar ketetapan/hasil Pemilu bisa diterima semua pihak. Ia berharap masyarakat harus menjadi pemilih yang cerdas tanpa bisa dibeli dengan uang, karena nasib bangsa akan ditentukan oleh pilihan masyarakat itu sendiri.

“Pengawasan seluruh Tahapan Pemilu oleh Pengawas Pemilu bersama dengan masyarakat sangatlah penting. Sebab pemilu yang sarat pelanggaran akan beresiko pada terganggunya pelaksanaan pemilu yang berintegritas dan hasilnya tidak diterima oleh rakyat,” ujarnya.

Salah satu bakul jamu, Darmi mengaku senang karena dilibatkan dalam pengawasan pemilu ini. Sebisa mungki. Hingga pelaksanaan pemilu 17 April nanti ia dan rekan penjual jamu lainnya akan membantu pengawasan pemilu.

“Senang karena bisa menjadi bagian dari pesta demokrasi Indonesia. Meski kami tukang jamu tapi kami juga ingin berpartisipasi lewat kepengawasa ini. Kami ingin nantinya pemilu 2019 ini berjalan dengan aman lancar. Dan nanti saya akan ajak langganan saya juga untuk bareng-bareng mengawasi pemilu,” tandasnya. (Hendri)

Related posts

Leave a Comment