Walikota Pekalongan Ikuti Jalan Sehat Rangkaian Kegiatan Pameran dan PPID

globalaktual.com, Pekalongan – Kemajuan teknologi informasi sekarang ini, sangat mambantu Pemkot Pekalongan dalam memberikan informasi secara terbuka kepada publik.

Demikian disampaikan Walikota Pekalongan, HM Saelany Machfudz disela-sela acara acara Pameran dan Pekan Informasi Daerah (PPID) di GOR Jetayu, kemarin malam.

“Saya selalu menekankan sistem permerintahan berbasis elektronik. Inilah yang akan mendukung kita agar lebih mudah memberikan informasi secara terbuka,” ucap walikota.

Orang nomor satu di Pemkot Pekalongan menambahkan, dua tahun berturut-turut Kota Pekalongan berhasil menyabet PPID Utama di Provinsi Jawa Tengah, sehingga dari Kemkominfo dan Kemendagri hadir ke Kota Pekalongan. “Sejak pembukaan kemarin banyak dari daerah lain hadir untuk melihat penyelenggaraan PPID, kami berupaya untuk selalu terbuka kepada siapapun untuk mendukung keterbukaan informasi publik,” tandasnya.

Telah Ditutup

Dalam proses penutupan acara PPID, Plt Kepala Dinas Kominfo, drg Agust Marhaendayana MM melaporkan bahwa untuk stand pengisi Pameran dan Pekan Informasi Daerah sebanyak 96 stand terdiri dari 36 stand keterbukaan informasi publik OPD Pemkot Pekalongan, 36 stand komunitas kreatif dan UKM binaan Dindagkop dan UKM Kota Pekalongan, dan 24 stand dari lembaga bisnis dan mitra pemerintah.

“Ada empat agenda pada PPID tahun ini yakni pameran keterbukaan informasi publik OPD, BUMD, dan Pemerintah Kota Pekalongan; pameran best practice dan unggulan atau potensi wilayah, expo bisnis, edukasi dan komunitas kreatif; berbagai lomba dan acara pendukung seperti seminar dan workshop; serta pentas seni, panggung hiburan rakyat, dan jalan sehat anti hoax,” papar Agust.

Pada penutupan PPID III Kota Pekalongan Tahun 2019, Dinkominfo memberikan penganugerahan kepada pemenang lomba membuat Iklan Layanan Masyarakat (ILM) dalam ICT Movie Festival Pekalongan 2019 di Kawasan Budaya Jetayu, Minggu malam (7/4).

Lomba ILM digelar untuk kategori pelajar dan umum. Untuk kategori pelajar, Juara I diraih oleh M Husein dari SMAN 3 Pekalongan dengan ILM berjudul Ini Indonesia? Juara II oleh M Ainur Rofiq dari SMAN 1 Bojong dengan judul Warning!!! Juara III oleh Rayya Naila dari SMP Islam Pekalongan dengan ILM berjudul Bermata Dua.

Selanjutnya untuk kategori umum, Juara I yakni Mas Ulil Hidayat dari Nusantara Kreatif dengan karya berjudul Selamatkan Rumah Kita, Juara II yakni Faza Kekal Insani dari Kuda Production dengan karya berjudul Gadget, dan Juara III disabet oleh Cikal Fadjar Islami dari Epic Roll dengan karya yang berjudul Save Water, Save Life.

Menurut Kepala Bidang Pengelolaan Sistem Informasi dan Persandian Dinkominfo Kota Pekalongan, Hrry Rudiyanto SKom MM, inovasi dan kreativitas dilakukan melalui jalur formal pendidikan di sekolah ataupun melalui jalur nonformal seperti komunitas atau kelompok masyarakat.

“Untuk mendukung kreativitas, Dinkominfo Kota Pekalongan bekerja sama dengan komunitas film di Kota Pekalongan menyelenggarakan event film tahunan yang dinamakan ICT Movie Festival Pekalongan yang kali pertama kali digelar tahun 2015,” ungkap Harry.

Tahun 2019 adalah tahun kelima penyelenggaraan ICT Movie Festival Pekalongan, sejak penyelenggaraan workshop yang telah digelar pada Maret 2019, Harry ingin mengembangkan minat dan keterampilan para pejar, komunitas, dan masyrakat umum untuk membuat film pendek.

“Dalam penganugerahan film ini semoga dapat berkelanjutan karena penganugerahan ini menjadi sarana kami untuk mengapresiasi kepada masyarakat sineas dan mendorong berkembangnya industri kreatif perfilman di Kota Pekalongan,” pungkasnya. (Hendri)

Related posts

Leave a Comment