DPC IKADIN BANJARNEGARA Buka Posko Pengaduan THR

By: Ardi.

globalaktual.com, Bajarnegara – Senin 13 Mei 2019, Tahun ini menjadi tahun yang berbeda dibandingkan dengan tahun tahun sebelumnya, dimana kalau selama ini THR hanya diberikan oleh perusahaan kepada karyawannya, akan tetapi kali ini Pemerintah Juga memberikan THR untuk Pegawai Non PNS, hal itu disampaikan Ketua Advokat DPC IKADIN Banjarnegara pada saat lembaganya lounching posko pengaduan THR idul Fitri 1440 H/ 2019.

Harmono, SH MM CLA juga meminta perusahaan membayar tunjangan hari raya (THR) paling lambat tujuh hari (H-7) sebelum Hari Raya Idul Fitri.Pemberian THR Keagamaan, sesuai dengan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 6 Tahun 2016.

Besaran THR bagi pekerja yang mempunyai masa kerja 12 bulan secara terus menerus atau lebih, memperoleh satu bulan gaji, Sedangkan pekerja yang mempunyai masa kerja 1 bulan secara terus-menerus tetapi kurang dari 12 bulan, THR diberikan secara proporsional. Sementara itu, bagi pekerja harian lepas yang mempunyai masa kerja 12 bulan atau lebih,

Besaran THR berdasarkan upah satu bulan, dihitung berdasarkan rata-rata upah yang diterima dalam 12 bulan terakhir, sebelum hari raya keagamaan.Sedangkan bagi pekerja lepas yang mempunyai masa kerja kurang dari 12 bulan, upah satu bulan dihitung berdasarkan rata-rata upah yang diterima tiap bulan selama masa kerja.

“Bagi perusahaan yang menetapkan besaran nilai THR dalam perjanjian kerja, peraturan perusahaan, perjanjian kerja bersama, atau kebiasaan lebih besar dari nilai THR yang telah ditetapkan, maka THR Keagamaan yang dibayarkan kepada pekerja sesuai dengan yang tertera di perjanjian kerja, peraturan perusahaan, perjanjian kerja bersama, atau kebisaan yang telah dilakukan,” jelas Harmono yang juga aktif di berbagai kegiatan sosial ini.

Menurutnya, jika mengacu pada regulasi, pembayaran THR dilakukan paling lambat H-7. Akan tetapi dirinya mengimbau kalau bisa pembayaran dilakukan maksimal dua minggu sebelum Lebaran. Hal ini dilakukan agar pekerja dapat mempersiapkan mudik dengan baik. Sementara itu sekretaris DPC IKADIN Banjarnegara Happy Kurniawan, SH menambahkan Terlambat Bayar THR, Perusahaan Kena Denda 5 Persen dari nilai THR yang diterima oleh pekerja,Hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 6 Tahun 2016 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan.

Dia minta perusahaan memastikan pembayaran THR sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Berdasarkan Permenaker, Bab IV diatur soal denda dan sanksi yang diberikan kepada perusahaan atau pengusaha yang tidak mengikuti ketentuan soal pemberian THR. Salah satunya keterlambatan pembayaran tunjangan bagi pekerja.

Karena Pada Pasal 10 Bab IV Permenaker menyatakan bahwa bila ada pengusaha yang terlambat membayar THR keagamaan kepada pekerja, dikenai denda sebesar 5 persen dari total THR keagamaan yang harus dibayar sejak berakhirnya batas waktu kewajiban pengusaha untuk membayar. Happy menjelaskan selain kewajiban THR oleh pengusaha dirinya juga menyoroti Peraturan Pemerintah RI No 37 Tahun 2019Tentang Pemberian Tunjangan Hari Raya Kepada Pimpinan Dan PegawaiNon Pegawai Negeri Sipil Pada Lembaga Non Struktural dalam Pasal 2 menyebutkan Pimpinan dan pegawai nonpegawai negeri sipil pada LNS diberikan Tunjangan Hari Raya.

Atas dasar tersebut jangan sampai pemerintah “menyuruh pengusaha” memberikan THR sementara Pemerintah Sendiri tidak membayarkan THR terutama bagi Pegawai Pemerintah Non PNS seperti para pekerja yang bekerja di Kementerian Seperti Pendamping PKH, Pendamping Desa dan yang lainnya. Sementara pada pasal 4 ayat (1)

Tunjangan Hari Raya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 yaitu diberikan sebesar penghasilan 1 (satu)bulan pada 2 (dua) bulan sebelum bulan Hari Raya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang undangan yang mengatur mengenai penghasilan bagipimpinan dan pegawai non pegawai negeri sipil pada LNS.

“ Untuk itulah kami akan mengawal aturan tersebut dan dengan ini DPC IKADIN BANJARNEGRA mulai tanggal 13 Mei 2019 resmi membuka Posko Pengaduan THR bagi siapapun, Monggo silahkan bagi siapapun yang akan mengadukan persoalan ini silahkan datang kekantor kami yang beralamat di Jl.Bambang Sugeng No 32 Eks Stasiun Lama (Barat RM Ethnik Banjarnegara) hari senin s/d jum’at jam 09.00 – 15.00 wib atau bisa telpon/ WA di NO +628291637379 atau di +6282242084741,“ tutup Happy. (ard/sopar/tgh)

Related posts

Leave a Comment