Perlancar Aliran Sungai, Pemkot Rencanakan Angkat Kapal Tenggelam

BY HENDRI ON MEI 16, 2019

globalaktual.com, Kota Pekalongan – Terdapat dua kapal tenggelam milik kelompok nelayan yang telah lama tenggelam di aliran sungai di Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan. Kapal tenggelam yang melintang ini menghambat alur sungai sehingga harus diangkat. Kapal tersebut merupakan hibah dari Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia (KKP RI).

Saat ini, kelompok nelayan tak memiliki dana untuk untuk mengangkat kapal tenggelam sehingga Pemerintah Kota Pekalongan berkewajban membantu mengatasi permasalahan ini. Hal ini diungkapkan Plt Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Ir Sochib Rochmat MPi usai mengadakan rapat koordianasi dengan berbagai stakeholder terkait di Ruang Kresna Setda Kota Pekalongan.

“Saat ini masih kami bahas untuk kelengkapan administrasinya untuk diusulkan ke anggaran perubahan. Kepemilikan aset kapal ini tetap milik kelompok, kami berupaya untuk memperlancar alur sungai jadi memang harus diangkat,” ungkap Sochib.

Dijelaskan Sochib bahwa dua kapal yang tenggelam ini posisinya berada di dekat Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Panjang Wetan, sungai di gang masuk sebelah Selatan RPH. “Untuk metode pengangkatan kapal ini masih akan dibahas, akan diangkat secara utuhmenggunakan drum-drum yang diisi udara atau dihancurkan dengan excavator, ini masih akan dikonsultasikan ke ahlinya,” terang Sochib.

Sochib memperkirakan pengangkatan ini bisa dilaksanakan September atau Oktober 2019. Usai diangkat untuk tindak lanjutnya apakah dibiarkan saja atau bagaimana akan dikaji kembali, atau dilelang agar bisa dimanfaatkan oleh kelompok.

Sekda Kota Pekalongan Sri Ruminingsih SE MSi menuturkan bahwa langkah dari Pemerintah Kota Pekalongan yakni membuat usulan anggaran perubahan, akan dilakukan perhitungan dan pengkajian terlebih dahulu. “Yang terpenting kelengkapan administrasi dan melihat kondisi kapal yang tenggelam apakah masih utuh atau tidak. Dikaji pula apakah dapat diangkat secara utuh atau tidak, dan bagaimana keberadaan mesin kapal,” ujar Sri Ruminingsih.

Penarik Perahu, Choirul Anam berharap Pemerintah Kota Pekalongan segera membantu untuk mengangkat kapal yang tenggelam ini, pasalnya saat air naik kemaren kapal sempat menabrak tepian sungai dan rumah warga. “Ini harus segera diangkat takutnya nanti tanggul tepi sungai semakin rusak dan banyak sampah yang menyangkut di kapal,” tukas Anam. (GA.Tim)

Related posts

Leave a Comment