Maling Gasak Tas Berisi Ratusan Gram Emas, Peci Ukuran Anak Remaja Tertinggal

globalaktual.com, KALSEL — Minggu dini hari sekitar jam 02.00 Wita (19/05) telah terjadi Tindak Pidana Pencurian di Rumah Belakang TK Pembina Belakang Perpustakaan Daerah Gang Bangdes Desa Semayap Rt.03 Kecamatan Pulau Laut Utara Kabupaten Kotabaru.

Pemilik rumah yang disatroni maling, Lilis Pujiawati, AmD. KL menuturkan kepada awak media VonisTipikor.com, bahwa barang-barang yang berhasil dicuri atau gasak maling adalah satu buah tas milik ibunya berisi Uang tunai sebesar Rp. 2.600.000,- (Dua Juta Enam Ratus Ribu Rupiah), Emas 100 Gram, terbagi diantaranya (50 gram gelang emas, 30 gram kalung emas, dan 20 gram 2 cincin emas), selain itu identitas diri dan Atm juga berada di tas yang sama.

Lilis, yang biasanya tidur di Depan televisi atau Ruang tamu bersama kedua anaknya malam tadi, terbangun mendengar suara berisik di dalam kamar ketiga mengira suara Sirnawati (ibunya) yang telah menyelesaikan Sholat Tahajud, namun semakin aneh menurutnya semakin di panggil semakin berisik, lalu ia membangunkan diri melihat di kamar pertama ibunya masih lelap tidur, muncul rasa takutnya kemudian ia memberanikan diri menyalakan lampu kamar kedua tempat tidur suaminya namun tidak ada yang mencurigakan, setelah membuka kamar ketiga ia pun juga tidak curiga sehingga kembali terlelap, setelah jam sahur 04.00 wita ia membuka pintu rumah melihat Kursi panjang yang biasa di teras malah terletak di samping rumah sehingga ia menjadi curiga dan memeriksa jendela kamar ternyata jebol dari luar namun maling tidak sempat masuk kerumah.

Mendapati kejadian lilis pun kemudian menghubungi suaminya yang bermalam di Pulau Laut Timur Desa Berangas, dan menceritakan kejadian yang ada, hingga akhirnya suaminya kembali ke kotabaru pada saat itu juga. Pemilik tas yang hilang adalah Sirnawati merupakan pensiunan Guru Sekolah Dasar di Banjarbaru, ia Ke kotabaru untuk menikmati masa tua nya bersama-sama anak dan kedua cucunya,” ungkapnya.

Sirnawati ketika terbangun mendapati tasnya yang terletak di atas lemari di curi maling dari jendela merasa terkejut dan kebingungan. Suami yang sudah tiba di rumahnya kemudian memblokir ketiga ATM mertuanya untuk mengamankan agar transaksi tidak dapat di lakukan, di Pagi harinya sekitar jam 09.00 Wita sekeluarga berangkat ke Polres Kotabaru unit Krimum melaporkan kejadian yang ada.

Mendengar kejadian tersebut pihak Jajaran Polres Kotabaru unit Krimum pak Arif, Fathur, dan Andre dengan segera melakukan penyelidikan di Rumah Lilis dan mendapati ada Kopiah anak-anak yang tertinggal di tong air dekat jendela yang terbongkar, kemudian mendapati barang bukti 2 Bangku yang di gunakan untuk naik ke jendela, dan bekas kasibot yang dibongkar maling. (MUD VT)*

Related posts

Leave a Comment