Ketua IPW Neta S Pane : Kesabaran TNI-Polri Menghadapi Aksi Demo Anarkis di Jakarta Pantas Diapresiasi

By: Ardi.

globalaktual.com, Medan – Kesabaran aparat TNI Polri dalam menghadapi aksi demonstran yang anarkis selama dua hari di Jakarta patut diapresiasi. Meski demikian, Polri sebagai institusi penegak hukum harus segera mengungkap dan menyampaikan kepada rakyat, siapa dalang dan yang membiayai aksi demo yang berakhir rusuh tersebut.

Ketua Presidium Ind Police Watch (IPW) Neta S Pane menilai, ada empat poin yang perlu diusut dan dijelaskan Polri secara transparan kepada publik terkait aksi kerusuhan yang berakhir anarkis tersebut.

Pertama, Polri sudah menyita satu mobil ambulance berlogo Partai Gerindra yang diduga mensuplai batu untuk para demonstran, siapa pemiliknya dan siapa otak penyuplai batu untuk melempari aparat.

Kedua, Polri sudah menyita sejumlah uang dari sejumlah demonstran yang diduga pelaku kerusuhan, sehingga Polri mengatakan mereka adalah massa bayar.

Ketiga, Polri harus mengungkapkan, siapa pelaku penembakan dengan peluru tajam yang menyebabkan sejumlah orang tewas dan terluka. Lalu apa kaitannya dengan penemuan ratusan butir peluru tajam di lokasi kerusuhan.

Keempat, Polri dan TNI sudah menahan jenderal purnawirawan yang juga tim kampanye Capres 02 yang diduga terlibat dalam penyelundupan senjata api laras panjang.

Keempat, hal ini perlu dijelaskan kepada publik, apa kaitan dan kontribusinya dalam aksi demo yang berlanjut pada kerusuhan selama dua hari di Jakarta. Selain itu Polri harus mengungkap dan mengusut dengan tuntas agar diketahui, apakah aksi demo yang rusuh itu diorganisir secara masif atau hanya ulah oknum oknum tertentu di balik pendukung 02.

Begitu juga dengan adanya temuan Polri bahwa adanya masa bayaran, siapa yang membayar harus segera dikejar dan ditangkap aparat Kepolisian. Apakah yang bersangkutan figur partai, pengusaha, atau anak mantan penguasa.

Hal ini bertujuan untuk mengetahui apakah penyandang dana itu sebuah kelompok yang masif atau perorangan.

Polri perlu bekerja cepat agar pihak – pihak yang bermain -main dengan kerusuhan tersebut bisa disapu bersih, sehingga mereka tidak lagi membuat kekacauan pada saat pelantikan Presiden dan wakil Presiden terpilih di Pilpres 2019 nanti.

(Sofar Panjaitan)

Related posts

Leave a Comment