PCNU Kabupaten Pekalongan Tarawih dan Silaturahmi di Masjid Jami’ Al Bidh

globalaktual.com, KAJEN – Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pekalongan, KH Muslikh Khudori menjelaskan, Masjid memiliki fungsi yang sangat strategis yaitu agen perubahan (agent of change) untuk peradaban manusia.

“Kita harus menjadikan masjid sebagai gerakan perubahan untuk peradaban manusia, baik secara sosial, ekonomi maupun seni dan budaya,” kata KH Muslikh Khudori dalam acara Tarawih dan Silaturahmi (Tarhim) keliling putaran ke tiga yang diselenggarakan di Masjid Jami’ Al Bidh Desa Pait Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan.

Dulu masjid bukan hanya tempat untuk menjalankan salat dan ritual-ritual agama lainnya, namun masjid menjadi tempat penyebaran agama Islam, tempat berlangsungnya proses kegiatan belajar mengajar, tempat dimana Nabi Muhammad melakukan pengkaderan untuk generasi. 

“Pelatihan strategi dan dzikir juga dilakukan di masjid,” ucapnya.

Kiai Muslikh menambahkan, pada era Nabi Muhammad masjid juga dijadikan sebagai tempat untuk memotivasi agar sahabat-sahabatnya hidup sejahtera dan berkecukupan. Untuk itu, ia meminta umat Islam agar memakmurkan masjid dan menjadikannya sebagai pusat perubahan cara berpikir, kebudayaan, hingga berahlakul karimah membangun peradaban.

“Masjid Al Bidh memiliki posisi dan nilai dakwah yang strategis, posisi dipinggir jalan Pantura, perlu ada bedug dan kentongan sebagai simbol NU”, terangnya.

Tak lupa KH Muslikh menyarankan untuk dipasang papan nama NU, lembaga dan Banomnya sebagai sosialisasi dakwah khasanah NU kepada publik.

Menyambut hal tersebut, Ketua Yayasan Masjid Al Bidh, KH Masif Muharror, mengatakan akan membangun sisa tanah sebelah barat masjid untuk digunakan sebagai pusat pertokoan dan pembelanjaan.

Selain itu, yang lantai bawah Masjid Jami’ Al Bidh akan di gunakan untuk kegiatan para santri penghafal Al-Qur’an”, Kata KH Masif Muharror.

Kegiatan Tarkhim keliling putaran ketiga dihadiri warga jamaah sekitar masjid, sekaligus beberapa lembaga dan Banom PCNU Kabupaten Pekalongan seperti LAZISNU, LP Ma’arif,RMI, LESBUMI,LDNU, LPNU, LTM NU, LPBI NU, IPNU, GP Ansor, dan KBIH An Nahdliyah.

Acara diawali tahlil dan diisi doa khusus untuk kedamaian NKRI dan menyambut Lailatul Qodar oleh 9 Kyai dipimpin KH Muhammadun selaku Rais Syuriah PCNU Kabupaten Pekalongan.Lalu di akhiri dengan budaya salam dan salim diiringi Sholawat. (Hen)

Related posts

Leave a Comment