PDAM Batang Pilih Tak Gunakan Jaringan Petanglong

BY HENDRI ON JUNI,2019.

BATANG – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Dharma Kabupaten Batang terus berupaya menjaga kondisi aliran dan juga kualitas air bersih sampai ke sambungan rumah (SR) yang mencapai kurang lebih 47 ribu.

Direktur PDAM Kabupaten Batang, Yulianto SH mengatakan, saat ini kurang lebih debit air PDAM Batang mencapai 600 liter per detik. Jumlah itu masih cukup untuk mengaliri 47 ribu SR.

“Kami terus berupaya menambah dan meningkatkan kapasitas pasokan air melalui penguatan sumber mata air yang ada di hulu dan sumur cadangan, seperti yang ada di Desa Cepagan Kecamatan Warungasem dan Pasekaran. Oleh karena itu, kami optimis, ketersedian air bersih akan mampu memenuhi kebutuhan 47 ribu pelanggan,” katanya.

Adapun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap air bersih, kata Yuli, PDAM Batang masih mengandalkan sumber mata air di Bismo Kecamatan Blado, air permukaan, instalasi pengolah air di Desa Brayo, dan sumur yang berada di Kecamatan Warungasem.

“Kami terus berusaha untuk meningkatkan pelayanan dengan menjaga kualitas, kuantitas, dan kontinuitas. Hal itu dilakukan melalui penguatan sumber sumber mata air serta menambah kapasitas debit air. Selain itu, kami juga melakukan patroli jaringan, untuk menekan tingkat kehilangan air,” katanya.

Namun demikian, kata Yuli, PDAM Batang belum memanfaatkan ketersediaan air dari Sistem Penyedia Air Minum (SPAM) PDAM Kabupaten Pekalongan, PDAM Kabupaten Batang dan PDAM Kota Pekalongan (Petanglong).

“Ya, ketersediaan air yang belum kami manfaatkan ialah SPAM Petanglong, karena Petanglong belum mampu melayani kontinuitas selama satu tahun, hanya bisa melayani dalam waktu delapan bulan saja,” terangnya.

Ia khawatir, jika Petanglong hanya sanggup mendistribusikan air delapan bulan saja, maka kekurangan air selama empat bulan itu PDAM Batang tidak bisa mencukupi kekurangannya, karena tidak mempunyai cadangan lain.

“PDAM Batang tidak berani memanfaatkan Petanglong, mengingat kekurangan empat bulan itu nanti PDAM Batang tidak mempunyai cadangan lain untuk bisa mencukupi kekurangan empat bulan itu,” pungkasnya.

Ia berpesan, masyarakat diharapkan menyiapkan tandon-tandon untuk menyimpan air bersih, sehingga pada saat pasokan air sedikit agak terganggu, masyarakat masih bisa menggunakan air bersih.

“Biasanya, pasokan air sedikit agak terganggu pada saat puncak pemakaian air oleh masyarakat, yaitu pagi dan sore. Oleh karena itu, kami berharap masyarakat bisa menyiasati saat pasokan air bersih lancar dengan menyiapkan tandon,” pungkasnya. (Hen)

Related posts

Leave a Comment