Indonesia Bakal Bebas Anak Jalanan

Laporan: Ariesana.

khofifahglobalaktual.com, Jakarta – Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menargetkan Indonesia bebas anak jalanan pada Desember 2017. tahun berikutnya, tidak ada lagi anak berhadapan hukum (ABH) yang masuk lembaga pemasyarakatan atau Lapas untuk orang dewasa.

Hal itu disamapikan Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa, saat membuka Rapat Kerja Nasional Program Kesejahteraan Anak di Jakarta, Kamis (28/7/1016) malam. Mensos mengatakan seharusnya ABH dengan ancaman hukuman di bawah 7 tahun ditempatkan di Lembaga Penyelenggaraan Kesejehteraan Sosial (LPKS) dan ABH dengan ancaman hukuman di atas 7 tahun ditempatkan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak.

“Namun saat ini, Indonesia baru memiliki 60 LPKA yang tidak cukup menampung sekitar 8.900 ABH. Kita butuh sekitar 60 LPKA/LPKS lagi. Karena itu saya minta peran aktif Pemkot/Pemkab untuk membangun LPKA/LPKS di daerahnya. Bisa dengan dana APBD atau kerjasama dengan LSM dan NGO,” kata Khofifah.

Saat ini, lanjutnya, masih ada 58 persen ABH dengan ancaman hukuman di bawah tujuh tahun, yang mestinya di masukkkan ke Panti ABH tetapi masuk ke Lapas. Begitu pula dengan ABH yang ancaman hukumannya di atas tujuh tahun, sebanyak 59 persen masuk ke Lapas, dicampur dengan narapidana dewasa.

Karena itu pada Desember 2018, tidak boleh ada anak yang dimasukkan ke Lapas, karena semestinya ank-anak masih harus mendapat pengasuhan dan pembinaan,” tutur Khofifah.

Selain menargetkan tidak ada lagi anak masuk Lapas pada Desember 2018, Kementerian Sosial, tambahnya, juga menargetkan Indonesia bebas Pasung pada Desember 2017, Indonesia bebas Anak Jalanan pada Desember 2017 dan bebas Lokalisasi hingga Desember 2019.

“Target itu bisa tercapai jika ada dukungan dan komitmen seluruh pihak termasuk seluruh elemen masyarakat. Kondisi saat ini, Indonesia masih menjadi sorotan dunia baik terkait anak jalanan ,” tuturnya.

Related posts

Leave a Comment