Jelang Lebaran, Permohonan Uji Kir di Batang Naik 100%

globalaktual.com,BATANG – Menjelang mudik Lebaran, berbagai kendaraan umum mulai rutin melakukan uji kir di Dinas Perhubungan (Dishub) Batang. Membeludaknya jumlah pemohon karena kendaraan umum akan semakin kerap membawa penumpang dengan jarak jauh, dibanding hari biasa.

Sejak pagi halaman parkir Dishub sudah penuh sesak dengan kendaraan bus, truk, pick up, dan angkutan umum yang antre untuk uji kir kendaraan. Antrean pun sempat mengular panjang dan suasana penuh sesak seperti terminal.

Kepala Dishub Kabupaten Batang, Murdiono, melalui Kasi Pengujian Kir, Mohammad Kholip mengatakan, mendekati Hari Raya Idul Fitri 2019 , tercatat ada kenaikan hingga lebih dari 100 persen pada pelayanan uji kir kendaraan.

“Dibanding hari normalnya hanya ada 30 an unit yang melakukan uji kir, saat ini paling sedikit ada 70 an unit kendaraan yang melakukan uji kir,” ungkapnya.

Ia mengatakan, total ada 800 sampai 900 unit kendaraan selama Bulan Ramadhan yang telah dilakukan Ramp Check oleh Dishub Batang. Menurutnya, jelang Lebaran ini uji kir akan diperketat untuk meminimalisir kecelakaan lalu lintas.

“Adanya peningkatan pemohon uji kir tersebut, selain dikarenakan adanya faktor meningkatnya kepatuhan pemilik kendaraan, juga memang terjadi lantaran menyambut arus mudik,” terang Kholip.

Ia menyebut, dengan meningkatnya kesadaran pemeriksaan standarisasi kelaiakan jalan itu, alhasil petugas mendapati tiga armada bus antar kota antar provinsi (AKAP) yang terpaksa harus dikembalikan ke pool, lantaran tidak laik jalan.

“Dalam uji kir, petugas akan menindak tegas manakala kedapatan hasil uji kir kendaraan tidak lulus. Sehingga, petugas akan meminta kepada para pemilik kendaraan tersebut untuk segera memperbaikinya, supaya bisa mendapatkan lisensi kondisi kendaraan masih layak,” paparnya.

Ditambahkannya, uji kir tersebut selain menunjukkan persyaratan administrasi kelengkapan surat surat jalan kendaraan bermotor, juga harus melewati beberapa tahap lainnya, mulai dari uji emisi gas buang, kecerahan kaca lampu, kincup roda, rem dan berat sumbu, serta ruang kecepatan.

Salah seorang awak bus, Biyanto, mengaku harus memeriksaan kondisi kendaraanya guna mempersiapkan sebagai armada angkutan mudik lebaran. Ia beralasan uji kir tersebut sangat penting, sebagaimana savety berkendara khususnya angkutan umum.

“Terlebih kita selaku penyedia jasa angkutan arus mudik yang mengangkut manusia, sehingga kita harus memperhatikan keamanan dan kenyamanan para penumpang kita,” pungkasnya. (Hen)

Related posts

Leave a Comment