Kapolda Jateng, Beri Keterangan Batas Kecepatan Maksimal Melaju di Jalan Tol

globalaktual.com, PEMALANG – Tindakan sejumlah pemudik yang memacu kendaraan melebihi batas kecepatan di jalur tol saat diberlakukan one way atau satu arah di jalur tol, mendapat sorotan dari Kapolda Jateng, Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel.

“Pada saat diberlakukan one way dan jalur tol lancar, berdasarkan pantauan ada pemudik yang memacu kendaraanya dengan kecepatan 100 km/jam, bahkan lebih. Itukan sangat berbahaya,” ujar Kapolda Irjen Ryko Amelza Dahniel, saat melakukan pantauan arus mudik, di pos Gandulan, Pemalang, Selasa (3/6/2019).

Selain memacu kendaraan, pada saat jalur tol lancar juga banyak pemudik yang mengabaikan faktor kelelahan, sehingga tidak manfaatkan rest area untuk beristirahat. “Padahal jika kelelahan dan tidak mau istirahat, bisa menyebabkan kecelakaan. Seperti bapak-anak, yang kendaraanya minggir lalu masuk parit (KM314 pemalang),” jelas Kapolda.

Melihat kondisi yang ada di lapangan, pihak Polda Jawa Tengah akan melakukan koordinasi dengan Korlantas Polri dan Dinas Perhubungan, untuk melakukan pembatasan kecepatan kendaraan. Tujuanya agar pengemudi bisa mengurangi kevepatan, dan batas maksimal l 100 km/jam.

“Hingga H-2 Idul Fitri, tercatat ada 13 korban jiwa akibat kecelakaan di wilayah Polda Jateng pada saat arus mudik 2019 ini. Korban tersebut 4 diantaranya akibat kecelakaan di jalur tol, dan 9 korban jiwa di luar jalur tol,” jelas Irjen Ryko Amelza Dahniel didampingi Kapolda bersama Pangdam IV Diponegoro, Mayjen TNI Mochamad Effendi, saat mengunjungi  Pospam Mudik Gandulan Pemalang.

Kapolda menbahkan, hingga H-2, tercatat ada kenaikan kendaraan 200 persen dibanding hari biasanya. Sedangkan untuk puncak arus mudik sendiri sudah terjadi pada 31 Mei, dengan adanya lonjakan kendaraan mencapai 300 persen dibandingkan hari biasa.

“Untuk hari ini, jumlah kendaraan turun sekitar 100 persen, sehingga tinggal 200 persen dibandingkan hari biasa,” tandas Kapolda. (Hendri)

Related posts

Leave a Comment