Oknum Kepala Sekolah SMAN 4 Kota Lubuklinggau Diduga Bertindak Arogansi

Lubuk Linggau, globalaktual.com – Terkait dengan Penon aktifkan (diberhentikan-Red) Empat guru honorer di SMA Negri 4 Kota Lubuklinggau provinsi Sumatera Selatan patut dipertanyakan

Di wawancarai salah satu mantan guru honorer yang sudah mengabdi 6 tahun melalui SK Nomor:8000/Set.3/Disdik.SS 2018 Sampai 2021 dan diberhentikan pada bulan Juli melalui WhatsApp, inisial AU.

“Saya diberhentikan oleh Oknum kepala sekolah sepihak melalui WhatsApp dan dikeluarkan dari group, serta ada 3 rekan saya lagi, yang diberhentikan tanpa diberi tahu oleh pihak sekolah,” katanya AY, Senin (25/10/2021) dengan nada sedih.

Lanjutnya, dalam proses pemberhentian tidak ada surat ataupun di panggil, alasannya apa, dalam pemberhentian yang di lakukan oleh oknum Kepala sekolah inisial E,”tuturnya AY.

“Waktu saya masih honorer, saya mengajar dibidang sejarah dengan upah perbulan Rp 250.000,-,” tandasnya.

Menanggapi pemecatan 4 empat guru honorer di SMA Negri 4, Forum Rakyat Repormasi (F2R) Kota Lubuklinggau yang di ketuai oleh Ali Pramana dengan lantang meminta kepada pihak Pemerintah provinsi, khususnya kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan provinsi Sumatera Delatan serta pihak terkait untuk segera melakukan croscek.

“Karna ini terindikasi dugaan peyalah Gunaan aturan dan wewenang dalam melakukan pemberhentian terhadap guru honorer di Sma Negri 4 kota Lubuklinggau dengan jumlah 4 orang”tukasnya.

Menurutnya, kami menyayangkan disaat ekonomi masyarakat mengalami penurunan,di masa pendemi yang mana masyarakat sangat memerlukan pekerjaan.

“Kami akan memperjuangkan dan berupaya mempertahankan hak masyarakat yang di duga di rampas oleh oknum Kepala sekolah yang bertindak sewenang-wenang dalam pemecatan ini” tegasnya Ali dengan bersemangat. (Ajay)

admin

Situs Berita Teraktual

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *