Mengisi Awal Tahun 2022, LSM Penjara Indonesia Adakan Rapat Koordinasi dan Konsolidasi

Cilacap, globalaktual.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Swadaya Masyarakat Pemantau Kinerja Aparatur Negara Indonesia (LSM Penjara Indonesia) Jawa Tengah mengadakan rapat evaluasi, koordinasi, dan konsolidasi menyambut tahun baru 2022 bersama anggota dan simpatisan di kantor Sekretariat DPD Jawa Tengah jalan Raya Bantarsari, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, (09/01/2022).

Rapat yang diadakan terbatas akibat pandemi Covid-19 ini dihadiri Ketua DPD Jateng P. Adi Pranyoto, SH beserta struktural DPD Jateng, Ketua DPC Cilacap Andik, SH, ketua PAC se kabupaten Cilacap, dan perwakilan anggota dari tiap kecamatan di kabupaten Cilacap.

Dalam sambutannya, Ketua DPD LSM Penjara Indonesia Jawa Tengah P. Adi Pranyoto, SH mengatakan bahwa, mengisi awal tahun 2022 masih banyak tugas kita yang belum terselesaikan, walaupun tidak sedikit pula tugas yang sudah diselesaikan, ungkapnya.

Menurutnya, masih banyak masalah dugaan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) yang terjadi di Jawa Tengah yang membutuhkan tenaga ekstra untuk memantau dan melaporkan apabila ada indikasi KKN, tentu dengan bukti konkret, sehingga KKN di Jawa Tengah akan bersih kedepan.

“DPC LSM Penjara Indonesia Kabupaten Cilacap harus menjadi besar, karena ini akan menjadi basis dan barometer lembaga untuk Jawa Tengah dan akan menjadi ikon Jateng dengan pertimbangan stabilitas keamanan, geografis, dan sosial kemasyarakatan, sehingga kita dapat bereksistensi lebih baik kedepan,” jelasnya.

Selain itu, masih banyak masyarakat yang membutuhkan bantuan hukum baik perdata maupun pidana disekitar kita. “Sehingga anggota harus mampu memberikan edukasi dan pendampingan terhadap masyarakat tersebut agar tercipta masyarakat yang memahami dan taat pada aturan hukum yang berlaku,” katanya.

Sementara Ketua DPC LSM Penjara Indonesia Kab. Cilacap Andik, SH menyampaikan bahwa, di wilayah Cilacap masih banyak Pekerjaan Rumah (PR) lembaga yang harus segera diselesaikan. “Sehingga tercipta rasa kebersamaan antar anggota yang akan menciptakan kinerja yang baik kedepan,” ujarnya.

Andik juga mengatakan bahwa, LSM Penjara Indonesia memiliki Lembaga Bantuan Hukum (LBH) yang siap apabila dibutuhkan untuk membantu masyarakat dari tingkat bawah sampai atas. “Sehingga seluruh anggota tidak usah khawatir dalam menjalankan tugas kelembagaan,” pungkasnya. (Upi/team)

admin

Situs Berita Teraktual

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *