Hukum & Kriminal

APS Laporkan RSUD Pandega Pangandaran ke Polisi

Pangandaran, globalaktual.com – Menindaklanjuti hasil audensi dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Dinas Kesehatan, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pandega hingga Bupati, Aliansi Pangandaran Sehat menilai tidak ada kejelasan dan keseriusan pihak-pihak terkait pada kasus yang sedang didampingi oleh APS.

Ketua Aliansi Pangandaran Sehat, Tian Kadarisman menyatakan, ini langkah tegas yang harus kami lakukan, karena beberapa kali pihak terkait tidak menunjukkan itikad baik untuk menyelesaikan masalah ini hingga ada titik temu. Ada dua pertimbangan kenapa kami harus mengambil langkah tegas ini. Pertama, kesehatan merupakan hak masyarakat yang harus dilindungi oleh pemerintah. Kedua, kesehatan berkaitan dengan nyawa manusia.

“Adapun kasus yang kami laporkan ada dua. Pertama, ada korban berinisial Y, yang diduga mengalami kelalaian dalam tindakan medis berupa operasi di RSUD Pandega Pangandaran, yang mengakibatkan pasien mengalami implikasi sehingga harus menjalani 3 kali operasi setelahnya bahkan hingga menjalani operasi di rumah sakit lain,”ungkapnya, Minggu (10/09/2023).

Kedua, menurut Tiyan, korban berinisial U, seorang pemuda yang harus membayar luka dijarinya senilai 21 Juta, padahal lukanya bisa dibilang tidak terlalu parah. Dan hasil investigasi yang APS lakukan, luka ini paling hanya menghabiskan 1-3 jutaan.

“Kami menduga ada maladministrasi yang terjadi di RSUD Pandega Pangandaran pada pasien,”ujarnya.

Tian Kadarisman juga menekankan kepada pihak kepolisian agar segera menindak kasus ini dengan cepat dan serius, jangan seperti pemerintah daerah yang lamban dalam penanganan masalah.

“Kami akan kawal kasus ini hingga tuntas! Kami beri waktu 7×24 jam pihak Polres Pangandaran untuk segera memproses,” tegas Tian Kadarisman.

Tia mengungkapkan, jika dalam jangka waktu 7×24 jam tidak ada tindaklanjut yang signifikan maka Aliansi Pangandaran Sehat tidak akan ragu untuk mengambil tindakan berupa penutupan dan penyegelan Rumah Sakit Pandega Kabupaten Pangandaran.

“Demi perbaikan dan pelayanan kesehatan yang lebih baik untuk masyarakat Pangandaran,” ujar Tian Kadarisman mengakhiri pembicaraan.   (Hrs)

admin

Situs Berita Teraktual

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *