• Kam. Jul 18th, 2024

globalaktual.com

Situs Berita Teraktual

Komisioner KPU Kabupaten Pekalongan Besuk Petugas KPPS Yang Sakit

KAJEN, globalaktual.com – Diduga akibat kelelahan, sebanyak 43 orang badan adhoc di KPU Kabupaten Pekalongan yang bertugas pada Pemilu 2024 lalu tumbang usai bertugas. Badan adhoc ini berasal dari petugas KPPS, PPS, maupun PPK.

Dari total 43 orang itu, tiga orang diantaranya ibu hamil yang mengalami keguguran dan delapan orang menjalani rawat inap. Satu lagi petugas KPPS ada yang meninggal dunia akibat mengalami kecelakaan lalu lintas.

Komisioner KPU Kabupaten Pekalongan Divisi Sosdiklih, Parmas, SDM KPU Kabupaten Pekalongan, Dika Redana, kemarin, mengatakan, tiga petugas yang keguguran itu merupakan petugas KPPS. Satu warga Kecamatan Sragi dan dua warga Kecamatan Bojong.

Kasus keguguran mereka terjadi pada saat masa kehamilan semester awal. Pada saat mendaftar menjadi petugas KPPS, kehamilannya belum terdeteksi. Namun, saat bertugas dan kelelahan hingga keguguran baru ketahuan jika mereka hamil muda.

“Memang dalam aturannya tidak ada larangan untuk mereka yang hamil ikut mendaftar jadi petugas KPPS. Dan dalam kasus tiga teman-teman kami ini, saat mendaftar juga memang belum tahu kalau mereka hamil,” ungkapnya.

Sementara itu, delapan orang yang tengah menjalani rawat inap merupakan petugas KPPS, PPS, dan PPK. Mereka ada yang dirawat di rumah sakit maupun klinik. Mereka sakit karena faktor kelelahan.

Sedangkan satu orang yang meninggal merupakan petugas KPPS. Ia meninggal karena kecelakaan lalu lintas. Dalam posisi sedang tidak dalam bertugas sebagai KPPS.

“Tapi masih dalam masa tugas. Jadi masih dalam tanggung jawab kami akhirnya ter-cover BPJS Ketenagakerjaan,” ucapnya.

Dika menambahkan, 43 orang petugas yang sakit dan keguguran saat itu juga masih dalam masa tugas. Masa kerja mereka sampai tanggal 25 Februari 2024.

“Jadi biaya pengobatan semuanya, termasuk yang keguguran, masih ter-cover BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan,” tandasnya. (h3n)

By admin

Situs Berita Teraktual

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *